Rabu, 03 September 2014

Praktikum 1 - Animasi 2D

Dasar Teori Animasi

 

Pengertian


Animasi berasal dari kata dalam bahasa inggris yaitu animate yang artinya menghidupkan, memberi jiwa dan mengerakan benda mati. Animasi merupakan proses membuat objek yang asalnya suatu benda mati, kemudian secara berurutan disusun dalam posisi yang berbeda seolah menjadi hidup.
Ditemukannya prinsip dasar animasi adalah dari karakter mata manusia yaitu : persistance of vision (pola penglihatan yang teratur). Paul Roget, Joseph Plateau dan Pierre Desvigenes, melalui peralatan optik yang mereka ciptakan, berhasil membuktikan bahwa mata manusia cenderung menangkap urutan gambar-gambar pada tenggang waktu tertentu sebagai sebuah pola.

Animasi secara umum bisa didefinisikan sebagai :
Suatu sequence gambar yang ditampilkan pada tenggang waktu (timeline) tertentu sehingga tercipta sebuah ilusi gambar bergerak. Pengertian animasi pada dasarnya adalah menggerakkan objek agar tampak lebih dinamis.

Jenis Animasi


Ada 4 jenis animasi menurut Hofstetter (2001, p26) :
  1. Frame Animation : Suatu animasi yang dibuat dengan mengubah objek pada setiap frame. Objek-objek tersebut nantinya akan tampak pada lokasi-lokasi yang berbeda pada layar.
  2. Vector Animation : Suatu animasi yang dibuat dengan mengubah bentuk suatu objek.
  3. Computational Animation : Suatu animasi yang dibuat dengan memindahkan objek berdasarkan koordinat x dan y. Koordinat x untuk posisi horizontal dan posisi y untuk posisi vertical.
  4. Morphing : Peralihan satu bentuk objek ke bentuk objek lainnya dengan memanipulasi lebih dari satu frame sehingga nantinya akan dihasilkan keseluruhan gerakan yang sangat lembut untuk menampilan
    perubahan satu sampai perubahan bentuk lainnya.

 

 Perkembangan Teknologi Animasi

Animasi pada awalnya bisa dikatakan sangat sederhana, namun sekarang telah berkembang dan dibedakan menjadi 3 teknologi , yaitu
  1. Animasi dua dimensi (2D),
  2. Animasi tiga dimensi (3D),
  3. Animasi clay.

 

Animasi 2D

Sering disebut film kartun. Kartun sendiri berasal dari kata cartoon, artinya gambar yang lucu. Memang film kartun ini kebanyakan film yang lucu misalnya :
  • Looney Tunes  Scooby Doo
  • Doraemon Legenda
  • Raja Matahari,
  • The Lion King
  • Brother Bear

 

Animasi 3D

Finding Nemo, inilah contoh film animasi yang disebut animasi 3D atau computer generated image (CGI). CGI menghasilkan film animasi yang gambarnya benar-benar hidup dan tiga dimensi, tak sekedar datar. Salah satu studio CGI yang terbesar adalah Pixar yang berlokasi di Emeryville, California. Selain Finding Nemo, Pixar juga memproduksi Monsters.Inc, Toy Story, Toy Story 2, dan A Bugs Life. Toy Story ini merupakan film animasi panjang pertama yang menggunakan 100 persen animasi computer.


Animasi Clay

Film animasi clay pertama diliris bulan Februari 1908 berjudul A Sculptor’s Welsh Rarebit Nightmare. Kalau masih susah membayangkan seperti apa animasi clay ini, tonton saja film Bob the Builder di TV, Wallace and Gromit, atau Chiken Run.
Tokoh-tokoh dalam animasi clay dibuat dengan memakai rangka khusus untuk kerangka tubuhnya. Lalu, kerangka ini ditutup dengan plasticine sesuai bentuk tokoh yang ingin dibuat. Bagian-bagian tubuh kerangka ini, seperti kepala, tangan, kaki, bisa dilepas dan dipasang lagi.


Membuat Animasi 2D Dengan Software Pencil 2D

 

Membuat Bouncing Ball Dengan Pencil 2D

 

Bouncing ball (source: misscaptainalex.wordpress.com)

Alat dan Bahan

  • Wacom Intuos3
  • Pencil2D

 

Langkah Membuat Bouncing Ball

  1. Bukalah software Pencil 2D pada PC/Laptop anda.
  2. Klik dua kali pada Bitmap Layer, lalu ubah nama layer yang akan dijadikan sebagai background kemudian klik OK.
  3. Klik dua kali pada Vector Layer, lalu ubah nama layer yang akan dijadikan sebagai character kemudian klik OK.
  4. Setelah itu, klik Layer Background dan tambahkan beberapa key frame
  5. Klik layer Backrground, lalu kita tarik garis pada workspace untuk jalan pantulan bolanya.
  6. Klik layer Character, lalu tambahkan beberapa key frame untuk menggambar objek.
  7. Pilih tombol Select Rectangle , lalu select pada seluruh garis.
  8. Klik kedua layer sekaligus untuk membuat sebuah objek, dengan cara klik tombol diatas layer.
  9. Klik toolbar Pen tool, ubah size sesuai keinginan. Lalu buat lingkaran pada workspace.
  10. Jika sudah, klik toolbar Select Rectangle, lalu select pada seluruh lingkaran
  11. Jika sudah membuat satu lingkaran, lalu lingkaran tersebut di duplicate di frame selanjutnya ;
  12. Select pada object, lalu tekan (ctrl + c), lalu duplicate pada frame kedua tekan (ctrl +v), begitu seterusnya dengan mengubah-ubah posisi bola seakan-akan bola memantul sesuai yang kita inginkan.
  13. Klik key frame pertama di layer Background lalu tekan Play. Dan lihat hasilnya
  14. Lalu, Export file -> FlashSWF -> OK.

 

Referensi

  • Teori Animasi (http://www.satriamultimedia.com/artikel_mengenal_teori_animasi.html)
  • Cara membuat bouncing ball dengan software pencil 2D (http://hamidahnhidayati.blogspot.com/2014/09/cara-membuat-bouncing-ball-dengan.html)
  • 51 Great animation exercise (http://misscaptainalex.wordpress.com/animation/51-animation-exercises/)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar